Berita Pilihan

Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah Unisba Perkuat SDM Penggerak Wisata Halal melalui PKM di Agrowisata Tepas Papandayan

E
Editor
22 July 2026 5 menit baca 133 views
Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah Unisba Perkuat SDM Penggerak Wisata Halal melalui PKM di Agrowisata Tepas Papandayan

Pada tanggal 20–21 Juli 2022, Program Studi Magister Ekonomi Syariah (MES) Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Agrowisata Tepas Papandayan (ATP), Desa Karamatwangi Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.

Garut, – Program Studi Magister Ekonomi Syariah (MES) Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Agrowisata Tepas Papandayan (ATP), Desa Karamatwangi Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, pada 20–21 Juli 2022.

 

Kegiatan yang mengusung semangat kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah desa, dunia usaha, dan masyarakat tersebut diikuti oleh 50 peserta, terdiri atas karyawan Agrowisata Tepas Papandayan dan calon kader penggerak wisata dari Desa Karamatwangi, Desa Cisurupan, Desa Balebangi, dan Desa Cipaganti. Pelaksanaan PKM didukung oleh 16 mahasiswa Magister Ekonomi Syariah Unisba Angkatan 2025 bersama lima dosen pendamping, yaitu Assoc. Prof. Dr. Titin Suprihatin selaku Ketua Program Studi, Prof. Dr. Neneng Nurhasanah, Assoc. Prof. Dr. Udin Saripudin, Assoc. Prof. Dr. Nandang Ihwanudin, dan Assoc. Prof. Dr. Iwan Permana.

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah bersama Sekretaris Desa Kramatwangi, Heri, S.Pd., sedangkan penutupan dilakukan bersama Kepala Desa Kramatwangi, Rana Kurnia, A.Md. didampingi Kadus, Ustadz Aam Amrullah, S.Kom.I

 

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi, Assoc. Prof. Dr. Titin Suprihatin, menyampaikan bahwa kegiatan PKM ini mendapat dukungan penuh dari berbagai mitra strategis, yaitu SAB Industry yang dipimpin Andre Firmansyah, Antaresstar Global Creativindo di bawah pimpinan Faiz Daffa, entrepreneur muda, serta Rumah Zakat, LAZ Persatuan Islam (Persis), dan H. Deni Derajat sebagai perwakilan HIPMI sekaligus salah seorang pendiri Sinergi Foundatian

 

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan implementasi nyata model pentahelix, yang mempertemukan perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan lembaga sosial untuk mempercepat pengembangan wisata halal berbasis pemberdayaan masyarakat.

 

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diwarnai dengan penyerahan berbagai bantuan produktif. Antaresstar Global Creativindo menyerahkan hibah 20 set perlengkapan camping berupa tenda beserta perlengkapannya kepada Program Studi Magister Ekonomi Syariah Unisba untuk dikerjasamakan dengan Agrowisata Tepas Papandayan dan Pemerintah Desa Kramatwangi. Bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat daya tarik wisata alam sekaligus mendukung pengembangan kegiatan edukasi dan wisata keluarga.

 

Sementara itu, H. Deni Derajat menyerahkan program pemberdayaan ekonomi berupa 100 ekor ayam kampung petelur organik, lengkap dengan kandang, pendampingan budidaya, serta pelatihan pembuatan pakan organik. Program tersebut menjadi langkah awal pengembangan unit usaha produktif masyarakat yang terintegrasi dengan kawasan wisata.

 

Penguatan Kapasitas SDM Penggerak Wisata

Selama dua hari pelaksanaan PKM, peserta memperoleh berbagai materi yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola destinasi wisata halal berbasis masyarakat.

 

Materi pembuka disampaikan oleh Prof. Dr. Neneng Nurhasanah dengan tema "Menuju Desa Wisata Halal". Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa desa wisata halal bukan hanya identik dengan penyediaan fasilitas ibadah dan makanan halal, tetapi juga mencakup tata kelola destinasi yang mengedepankan nilai-nilai syariah, kebersihan, keamanan, kenyamanan, keberlanjutan lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

 

Materi berikutnya disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Udin Saripudin bersama mahasiswa Rijal dan Ferdian, berkolaborasi dengan Antaresstar Global Creativindo. Sesi ini mengangkat tema Digital Marketing, yang membahas strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial, pengembangan konten kreatif, personal branding destinasi wisata, hingga pentingnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam meningkatkan daya saing promosi wisata di era digital.

 

Selanjutnya, Assoc. Prof. Dr. Iwan Permana bersama mahasiswa Andri Purnawan memberikan pelatihan mengenai penyusunan laporan keuangan sederhana. Peserta dibimbing memahami pentingnya pencatatan transaksi, pengelolaan arus kas, penyusunan laporan laba rugi, hingga pengelolaan keuangan usaha wisata agar lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

 

Materi pelayanan prima (hospitality) disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Titin Suprihatin dengan didampingi mahasiswa Rian Nugraha. Peserta dibekali keterampilan memberikan pelayanan yang ramah, santun, cepat, dan profesional kepada wisatawan sehingga mampu meningkatkan kepuasan pengunjung sekaligus membangun citra positif Agrowisata Tepas Papandayan sebagai destinasi wisata ramah keluarga.

 

Pada malam hari, suasana PKM diisi dengan pengajian dan refleksi keislaman yang disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Nandang Ihwanudin. Dalam ceramahnya, beliau mengangkat tema Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility) dalam Perspektif Green Economy. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Agrowisata Tepas Papandayan tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola, tetapi juga seluruh masyarakat sekitar melalui kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, penguatan ekonomi lokal, dan pengembangan usaha yang berkelanjutan sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah.

 

Team Building dan Kepemimpinan

Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan olahraga bersama untuk membangun semangat kebersamaan, dilanjutkan dengan fun game dan team building yang dirancang untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, serta jiwa kepemimpinan para peserta.

 

Sebagai penutup, peserta memperoleh materi Kepemimpinan yang disampaikan oleh Andre Firmansyah, praktisi bisnis yang juga merupakan mahasiswa Magister Ekonomi Syariah Unisba sekaligus CEO SAB Industry. Dalam paparannya, Andre menekankan pentingnya kepemimpinan yang visioner, adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dalam membangun desa wisata yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

 

Kepala Desa Kramatwangi, Rana Kurnia, A.Md., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, PKM dari Magister Ekonomi Syariah Unisba tidak hanya memberikan ilmu dan pelatihan, tetapi juga menghadirkan program nyata berupa bantuan perlengkapan camping serta pengembangan peternakan ayam kampung petelur organik yang akan memperkuat BUMDes dan Agrowisata Tepas Papandayan.

 

"Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat sehingga manfaatnya semakin luas bagi warga Desa Kramatwangi dan desa-desa sekitar," ujarnya.

 

Melalui kegiatan PKM ini, Program Studi Magister Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Unisba menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya melaksanakan Tri Dharma secara akademik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan kewirausahaan, digitalisasi pemasaran, tata kelola keuangan, penguatan nilai-nilai keislaman, serta pembangunan ekosistem wisata halal yang berkelanjutan.

 

 

Pejuang Keadilan

● Online

Konsultasi hukum gratis bersama tim advokat kami.